Tuntunan Manasik Haji dan Umroh lengkap

Tuntunan Manasik Haji dan Umroh lengkap - Ibadah haji merupakan salah satu rukun islam, yang kelima, yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat muslim dilaksanakan satu kali seumur hidup, bagi yang mampu. Oleh karena itu, kita wajib tahu ilmunya tentang Manasik Haji dan Umroh, karena bila seseorang melaksanakan ibadah haji dan umroh namun tidak tahu seluk beluk, atau tatacara tentang ibadah tersebut, maka ibdahnya akan sia-sia saja. Itulah pentingnya Ilmu dalam setiap amal yang kita kerjakan.

Tuntunan Manasik Haji dan Umroh lengkap

Pengetian Ibadah Haji

Ibadah Haji adalah berkunjung ke baetullah Al Haram di Makkah Al-Mukarramah, untuk melakukan serangkaian ibaddah Thawaf, Sai, Wuquf di Arafah, dan amalan-amalan yang di ajarkan oleh Rosulullah SAW dalam masa tertentu. Ibadah ini dilakukan untuk memenuhi panggilan Alloh SWT dan memohon keridhoann-Nya. 
Ibadah haji sudah jelas perintahnya, hukumnya Wajib seumur hidup sekali kepada muslimin dan muslimat yang sudah memenuhi syarat-syarat sebagi berikut :
1. Beragama Islam, karena jika non muslim tidak ada kewajiban dalam pelaksanaan ibadah haji
2. Dewasa (mukallaf) ciri mukallaf 1. Sempurna usia 15 tahun bagi laki-laki dan perempuan, 2. mimpi jima (mimpi basah bagi laki-laki ataupun perempuan) 3. sudah haid (menstryasi)bagi perempuan saja) maka itu sudah jadi syarat bisa melakukan ibadah haji dan umroh
3. Berakal sehat
4. Merdeka
5. Berkemampuan , yaitu sehat jasmani dan ruhani, fisik, mental dan cukup dana

Barang siapa yang belum memenuhi syarat diatas, maka ia belum wajib untuk memenuhi  atau menunaikan ibadah haji. Ibadah haji yang Mabrur ialah ibadah haji yang dikerjakan dengan setulus hati (ikhlas) karena Alloh, serta tidak dicampuri dengan urusan duniawi atau dengan perbuatan dosa dan pelanggaran-pelanggran yang dapat merusak pada aturan ibadah haji. Ibadah Haji yang Mabrur termasuk iabdah haji yang utama, setelah iman kepada Alloh SWT dan utusan-Nya. Serta termasuk Jihad di jalan Alloh, dan balasannya tak lain adalah surganya Alloh.
Tuntunan Manasik haji ini dimulai dari bandara King Abdul Aziz di Jeddah, untuk jemaah Haji gelombang pertama, diberangkatkan terlebih dahulu ke madinah Al Munawaroh sebelum ke Makkah Al Mukarromah.

Selama berada di Madinah alangkah baiknya memanfaatkan waktu semaksimal mungkin, dengan memperbanyak ibadah, seperti melakukan shalat arba'in dengan berjamaah sebanyak 40 waktu di masjid Nabawi, berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, dan sahabatnya, serta ke tempat-tempat bersejarah lainnya. Setelah kurang dari 9 hari berada di Madinah Al Munawaroh, Jamaah Haji diberangkatkan ke Mesjid Bir Ali untuk mulai berihram, setelah itu diberangkatkan ke Makkah Al mukarramah, sedangkan jemaah haji gelombang kedua mulai berihram dengan mengambil Miqat Makaninya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, kemudian berangkat menuju Al makkahtul Mukarramah.

Tatacara Berihram

Ihram ialah berniat melakukan salah satu dari ibadah haji dan umrah, atau berniat untuk melalakukan ibadah haji dan umrah secara bersamaan. ihram termasuk rukun haji dan umrah. Jika tidak dilakukan maka ya jelas tidak sah ibadah hajinya.
Dalam melakukan ihram untuk haji dan umrah baik yang mengambil Miqat Makaninya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, maupun di masjid Bir Ali, lakukanlah mandi sunat dulu dan berwudhu. Kemudian memakai pakaian ihram, sedangkan untuk jemaah haji yang mengambil miqatnya di mesjid Bir Ali, untuk mandi dan memakai pakaian ihram dilakukan di tempat pemondokan di madinah. Kemudian untuk shalat sunat ihram dan niat ihram dan niat umrah adalah semabai berikut :

Untuk laki-laki :

memakai dua helai kain yang tidak dijahit, sehelai disarungkan dan sehelai lagi diselendangkan. Disunatkan yang berwarna putih. Tidak boleh memakai celana dalam, sepatu atau sandal yang menutupi dua mata kaki, memakai kopiah, topi ataupun segala sesuatu yang menempel di kepala, kecuali payung yang berfungsi untuk menghidari dari sengatan matahari.

Untuk Wanita :

Memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh, kecuali muka dan telapak tangan. Disunatkan berwarna putih dan tidak boleh memakai kaos tangan serta bercadar. Jemaah yang sedang berihram diperbolehkan memakai kaca mata, jam yangan cincin, dan sabuk/okat pinggang. mengganti atau melepaskan pakaian ihram, diperbolehkan, dikarenakan kotor , mandi dan berhajat.

Larangan Selama Berihram

Untuk laki-laki dan perempuan, inilah larangannya sebagai berikut :

1. memakai wangi-wangian, kecuali yang sudah terpakai sebelumnya
2. bertengkar, atau berkata kotor
3. memotong kuku, mencabut dan mencukur rambut
4. bercumbu, atau melakukan hubungan suami istri
5. melamar wanita, atau menikahkan
6. mengganggu atau merusak pohon dan tanaman
7 memburu, menggangu, dan membunuh binatang kecuali binatang buas

Haji Tamattu' Haji Ifraad, Haji Qiraan 

ada tiga pilihan dalam melakukan ibdah haji dan umrah , kita sebagai jemaah sebaiknya menurut kepada pimpinan rombongan mau memilih apa saja boleh asal dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku diantaranya sebagai berikut :

1. Haji TAMATTU'

Tamattu' ialah mengerjakan ibadah umrah terlebih dahulu dalam bulan-bulan atau masa haji yaitu dari 1 Syawal sampai 13 Dzulhijjah. Kemudian baru mengerjakan haji. bagi haji dengan cara Tamattu' ini diwajibkan Dam yaitu diwajibkan berkurban pada hari kurban atau sesudahnya, yaitu pada hari-hari Tasriq tanggal 11, 12, dan 13 Dzuhijjah.
bagi yang tidak mampu untuk berkurban, maka hendaklah berpuasa 10 hari, 3 hari dilakukan waktu mengerjakan haji dan 7 hari lagi setelah pulang ke tanah air, ini terdapat pada surat Al Baqorah ayat 196 .
lapadz niatnya : LABBAIKALLOHUMMA 'UMRATAN
artinya : ya Alloh aku telah memenuhi panggilan-Mu dan aku bermaksud dalam hatiku untuk menunaikan Ibadah Umrah.

2. Haji IFRAAD

Ifraad iadalah mengerjakan ibadah haji saja, dan tidak diwajibkan untuk menyembelih hewan qurban lafad niatnya : LABBAIKALLOHUMMA HAJJAN artinya ya Alloh aku telah memenuhi panggilan-Mu dan aku bermaksud dalam hatiku untuk menunaikan Ibadah haji

3. Haji QIRAAN

Qiraan ialah mengerjakan ibadah haji dan umrah secara bersamaan diwaktu mengerjakan haji, bahi haji Qiraan ini diwajibkan menyembelih hewan qurban lapad niatnya :
LABAIKALLOHUMMA HAJJAN WA UMRATAN artinya ya Alloh aku telah memenuhi panggilan-Mu dan aku bermaksud dalam hatiku untuk menunaikan Ibadah Haji dan Umrah
setelah selesai berniat untuk memilih salah satu cara dalam mengerjakan ibadah haji, baik itu Tamattu' Iffaraad dan Qiraan, kemudian jemaah haji diberangkatkan menuju Makkah Al mukarramah sambil membaca doa IHRAM : 
Doa Ihram pada sat menuju kota Makkah sebagai berikut :

Allohum-ma Uharrimu Sya'rii wa basyarii wajasadii wa-jamii'i jawahirihii minath thibii, wannisaa-i waku-li sya-in haramtahuu 'alalmuhrimi abtaghii bidzalika wajhakal kariimi yaa robbal 'alamiin

artinya : ya Alloh kini aku mulai berihram, mulai memasang pantangan, memantangkan rambut dan hatiku, memantangkan tubuh dan seluruh angotaku, dari wangi-wangian dan bersebadan dan dari segala yang engkau haramkan bagi orang-orang yang sedang ber -ihram aku lakukan itu semua. semata-mata sangat rindu ke pada wajah-Mu yang mulia yan Allah penghuasa seluruh alam.

kemudian menuju Bus yang telah disediakan. masuklah dengan tertib dan sesuai nomor bus yang telah ditentukan, bila kendaraan sudah berjalan berdoalah.
setelah itu terus ikuti yang telah di kaji waktu prakik manasik haji.
jika belum lengkap mohon dilengkapi dan bila ada waktu kita teruskan lagi, mohon maaf atas segala kekurangannya.

Assalamu'alaikum wr. wb
Aa Zaki




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rukun Haji dan Wajib Haji serta Penjelasannya